google on ipad

Trend Digital Marketing di Tahun 2018

Digital marketing adalah ranah yang selalu berubah. Bagi pelaku marketing dan pemilik bisnis, perubahan yang terus menerus bisa menjadi kesempatan untuk terus berinovasi, namun terkadang juga bisa jadi hal yang melelahkan untuk terus mengikuti perkembangannya.

Di tahun 2018 ini, sudah ada  sejumlah update yang dirilis oleh platform social media, seperti update limit karakter Twitter, hingga update Newsfeed Facebook.

 

1. Video content semakin populer

popularitas konten video online

Pengguna internet semakin memilih menikmati konten video. Pada tahun 2017, YouTube adalah akses yang paling banyak diakses oleh pengguna internet di Indonesia, dan 50% dari pengguna mobile mengakses konten video.

Perilaku pengguna Internet yang ingin serba instan menyebabkan konten yang disampaikan dalam bentuk video merupakan bentuk yang lebih mudah untuk dinikmati.

 

2. Pentingnya beriklan di Facebook

Tidak dapat dipungkiri, Facebook tetap merupakan social media dengan pengguna paling banyak di Indonesia. Di akhir tahun 2017 kemarin, total penggunanya mencapai 130juta, dan 92% dari angka tersebut mengakses Facebook setidaknya sebulan sekali melalui perangkat mobile.

Di tahun 2018, Facebook News Feed purge menghilangkan sebagian besar posting dari Facebook Page secara organik. Sisi positifnya, hal ini bertujuan untuk meningkatkan experience pengguna Facebook agar tidak dibombardir oleh konten promosi dari brand. Di sisi lain sebagai marketer, hal ini menyebabkan turunnya reach organic Facebook page.

Solusinya tidak lain adalah menjalankan Facebook ads untuk menggapai target audience yang diinginkan. Untungnya, biaya untuk menjalankan iklan Facebook di Indonesia belum terlalu tinggi. Tapi ini juga artinya brand/ perusahaan wajib menyisihkan budget marketing untuk beriklan. Karena tanpa iklan, sebagian besar konten tidak akan mencapai audience.

Baca Juga  Cara Buat Email Baru Gmail

 

3. Influencer marketing tetap populer

Influencer marketing tetap menjadi salah satu strategi populer, namun dengan kebutuhan yang meningkat. Jumlah influencer terutama di Instagram terus bertambah setiap bulannya. Hal ini menjadi sebuah tantangan bagi marketer dan brand. Bagaimana memilih influencer yang tepat dan memberikan hasil positif? Selain itu tantangan lainnya adalah harga influencer yang tidak menentu dan belum ada standar.

Jika dulu hanya brand kosmetik & beauty yang menggunakan influencers, kini hingga industri finansial pun ingin ikutan menggunakan influencer.

 

4. Marketing Automation

Penggunaan software automation dapat membantu meningkatkan efektivitas, terutama jika terdapat keterbatasan tenaga kerja, sembari juga dapat meningkatkan user experience.

Software marketing automation sudah banyak tersedia, seperti HubSpot atau Marketo. Penggunaan software marketing automation membantu mengurangi kerja manual seperti segmentasi data, mengirim email yang sesuai dengan tiap pengguna, hingga personalisasi konten dan kualifikasi leads.

 

Trend di dunia digital marketing selalu berubah. Sangat penting bagi para marketer untuk tetap up to date dengan trend terbaru agar dapat mengikuti perubahan tersebut, sehingga mampu mengembangkan strategi marketing yang kuat.

Punya pendapat tentang trend digital marketing di 2018 ini? Share di kolom komentar, ya.

 

The following two tabs change content below.
Loading Facebook Comments ...
Loading Disqus Comments ...