Cara Bersihkan Jejak Digital untuk Menjaga Reputasi Online

Internet atau dunia maya seakan menjadi sebuah dunia yang semakin nyata. Dengan banyaknya konten pribadi yang dibagikan secara online, mungkin ada sebagian dari kamu yang ingin menghapus konten tersebut, membersihkan identitas online kamu.

Hal ini sangat penting bagi kamu yang bekerja di bidang online, terutama social media. Profesi social media manager atau community manager tentunya memerlukan seorang kandidat dengan reputasi online yang baik.

Jejak digital kamu akan muncul ketika orang lain melakukan pencarian secara online. Mulai dari komentar dan posting blog, hingga berbagai gambar yang mungkin bisa merusak reputasi online kamu.

Di artikel ini, saya akan memberikan 5 cara bersihkan jejak digital kamu :

 

Periksa Pengaturan Privasi Facebook

Privacy Setting Facebook

Jika kamu menggunakan profile Facebook pribadi untuk mempromosikan bisnis, maka berbagai hal pribadi yang kamu miliki akan tersebar ke publik dengan mudah dan cepat. Untuk menjaga privasi, penting untuk mengatur akun kamu hanya untk teman kamu saja (Friends only).

Merasa profil Facebook kamu sudah aman? Pengaturan privasi Facebook seringkali berubah (entah kenapa) dan kamu perlu mengikuti langkah berikut untuk memastikan profil kamu layak secara profesional.

 

Tentukan pembaca post

Post Facebook diatur untuk Public secara default. Hal ini perlu dilakukan untuk melindungi privasi di masa mendatang, sebelum kita akan menggali konten dimasa lalu.

Pada bagian pengaturan privasi di profil Facebook, kamu bisa melakukan perubahan pada bagian ‘Who can see my stuff?’. Pilihannya adalah Public, Friends, Only Me atau Custom.

Untuk perlindungan lebih, pilihan terbaik adalah Friends. Jika kamu sudah menerima permintaan teman pribadi dan bisnis, maka sebaiknya kamu memilih Custom untuk membedakan keduanya.

 

Ubah masa lalu dengan activity log

Bukan masa lalu sebenarnya, tetap masa lalu online kamu. Activity log memungkinkan kamu untuk mengubah/ edit privasi akan setiap hal yang pernah kamu lakukan menggunakan akun Facebook.

Berikut tampilan aktivitas kamu di activity log :

Activity Log Facebook

Untuk mengakses activity log, klik Privacy > dropdown Who can see my stuff? > Activity log.

Edit activity log

Ketika kamu melihat aktivitas, gunakan 2 pilihan dropdown yang ada di setiap post untuk mengubah pengaturan privasi dan visbilitas.

Lakukan perubahan yang diinginkan satu persatu. Hal ini adalah proses yang panjang, namun penting jika kamu ingin memastikan hal yang tidak kamu inginkan tersebar di Internet.

 

Ubah pengaturan privasi post sebelumnya

Limit audience post Facebook

Facebook memberikan kemudahan untuk mengubah pengaturan privasi post tanpa menggunakan activity log.

Pada menu Privacy Setting (pengaturan privasi), pilih Limit the Audience on Your Timeline to Now, kemudian edit hanya dengan sekali klik.

 

Lakukan Pencarian Diri di Internet

Pencarian diri sendiri

Sebagian besar dari kamu mungkin tidak sadar informasi apa saja yang ada di Internet mengenai kamu. Selain konten yang kamu publish sendiri, ada juga kemungkinan konten yang di-publish oleh teman atau kenalan mengenai kamu.

Dengan menggunakan beberapa search engine, lakukan pencarian nama kamu dan lihat apa saja hasilnya. Pastikan kamu juga melakukan pencarian konten gambar. Jika kamu menemukan konten yang tidak kamu inginkan, minta untuk dihapus. Tentunya hal ini mudah jika kamu mengenal orang yang publish konten tersebut.

Lalu bagaimana jika kamu tidak mengenal orang atau pihak yang publish konten tersebut? Hubungi pemilik atau administrator website dan buat permintaan untuk menurunkan/ menghapus konten tersebut secepatnya.

Konten yang sudah dihapus mungkin masih akan muncul di Google selama beberapa waktu, namun akan hilang ketika Google melakukan update hasil pencarian. Bagi kamu pekerja lepasan atau calon pekerja tetap di bidang Internet, tentunya bukan tidak mungkin klien atau calon ‘bos’ kamu bakal melakukan pencarian mengenai kamu di Internet.

Bagi seorang pekerja di bidang digital marketing, sangat penting untuk melakukan pencarian diri di Internet secara rutin untuk mengendalikan reputasi online kamu.

 

Revisi Blog Personal

Meski kamu tampil profesional dalam pekerjaan dan terutama blog bisnis kamu, kamu juga perlu mengingat bahwa blog personal juga akan muncul di hasil pencarian.

Jika kamu memiliki blog personal yang digunakan untuk melakukan pelampiasan, menuliskan berbagai tulisan pribadi yang mungkin dapat mengubah pandangan orang mengenai kamu secara profesional, maka ada baiknya kamu lakukan pemeriksaan dan perbaikan pada blog pribadi kamu.

Pastikan blog pribadi kamu tidak mencerminkan hal negatif mengenai kamu.

 

Hapus Akun Social Media yang Tidak Terpakai

Jika kamu punya akun MySpace atau Bebo dan Friendster yang dibuat ketika jaman sekolah, ada baiknya kamu hapus akun tersebut. Berbagai foto dan posting dari masa lalu (terutama jaman sekolah) tentunya bukanlah hal yang ingin kamu tampilkan di saat ini.

Hapus profil di social social media yang tidak terpakai untuk memastikan tingkat profesionalisme kamu.

 

Pikir Sebelum Posting

digital-footprint-think-before-post

Akhirnya, sebelum posting status marah atau emosional di Facebook maupun Twitter, pastikan post tersebut tidak menjatuhkan reputasi kamu sebagai seorang profesional di dunia internet marketing/ digital marketing.

Jangan menuliskan status yang provokatif. Share informasi atau konten yang berhubungan dengan dunia pekerjaan kamu, karena menunjukkan kamu orang yang up to date.

 

 

Kesimpulan

Klien, kenalan dan atasan kerja akan membentuk opini mengenai kamu hanya dengan melihat pada halaman pertama Google ketika mereka melakukan pencarian diri kamu. Gunakan tips diatas untuk mengendalikan informasi diri yang tersedia di Internet untuk umum.

The following two tabs change content below.

Share this post:

Related Posts

Loading Facebook Comments ...
Loading Disqus Comments ...