Bahaya Kesepian pada Kesehatan & Cara Mengatasinya

Kesepian

Perasaan kesepian dapat menyebabkan stress pada pikiran dan tubuh. Sejak dahulu, manusia hidup sebagai makhluk sosial yang saling membutuhkan. Secara hakiki, kita membutuhkan orang lain, dan rasa kesepian dapat menyebabkan

Kesepian dan kurangnya hubungan komunitas dapat menyebabkan stress dan meningkatnya tingkat kematian. Maka dari itu, sangatlah penting bagi kamu untuk menyikapi rasa sepi yang melanda, dan mengambil tindakan untuk bersosialisasi dengan sesama.

Bagaimana mengetahui jika kamu terlalu kesepian?

Terdapat 2 kondisi kesepian, yang pertama adalah isolasi sosial. Ini adalah kondisi dimana kamu menghabiskan banyak waktu sendiri, tanpa hubungan pertemanan atau keluarga. Kondisi kedua adalah perasaan kesepian. Kamu bisa merasa sepi meskipun dalam keramaian jika kamu tidak merasa dipedulikan oleh orang lain.

Kamu mungkin memiliki teman, kolega atau keluarga, namun kamu tidak merasa mereka dapat diandalkan. Keduanya tidak selalu dapat terjadi bersamaan. Kamu bisa saja tinggal sendiri, namun tidak merasa kesepian karena kamu melakukan berbagai kegiatan sosial. Kamu bisa merasa kesepian meskipun sudah menikah, karena kamu dan pasangan tidak merasa menjalani kehidupan bersama dengan pasanganmu.

Apa saja penyebab kesepian?

Sebagian rasa sepi tidak dapat dihindari seiring menuanya kamu. Bisa saja teman atau keluarga yang menjadi sibuk sendiri-sendiri sehingga tidak bisa lagi menghabiskan waktu bersamamu seperti dulu. Umumnya, terdapat waktu dan periode tertentu dimana kamu merasa kesepian, seperti saat memulai kuliah dan kamu mulai meninggalkan rumah untuk tinggal di kost-an. Atau ketika kamu pindah kerja, hingga mulai pension.

Bagi orang tua, menghabiskan sebagian waktu besar bersama anak dapat menyebabkan kesepian ketika anaknya pindah dari rumah ke rumahnya sendiri, atau keluar kota untuk kuliah. Meski begitu, rasa kesepian dapat menjadi perasan subyektif yang tidak berhubungan dengan periode waktu atau umut kamu.

Sebagian orang di usia kerja juga dapat merasa kesepian jika terlalu sibuk dengan pekerjaan sehingga merasa tidak punya waktu untuk bersosialisasi.

Apa bahaya kesepian bagi kesehatan?

Kesepian

Isolasi sosial dan rasa kesepian dapat berbahaya bagi kesehatan, namun kesepian memberikan dampak yang lebih buruk. Dalam sebuah riset, ditemukan dampak kesepian bagi kesehatan, dimana kondisi peradangan lebih rentan ditemukan pada orang yang merasa kesepian, seperti asma atau penyakit autoimmune.

Selain itu, kesepian juga sudah ditetapkan sebagai penyebab kematian, dimana dampaknya sama atau bahkan lebih berbahaya daripada obesitas atau merokok. Maka dari itu, sangat penting untuk mengambil tindakan untuk mengurangi rasa kesepian yang kamu rasakan.

Memahami rasa kesepian kamu

Peneliti menilai rasa kesepian melalui sejumlah pertanyaan seperti dibawah ini:

  • Saya tidak memiliki seseorang untuk bergaul atau melakukan kegiatan bersama
  • Saya tidak memiliki orang yang dapat membantu saya ketika dibutuhkan
  • Saya tidak memiliki teman dekat
  • Saya tidak merasa bagian dari sebuah kelompok atau komunitas
  • Saya tidak memiliki seseorang untuk diajak bicara
  • Hubungan sosial saya terasa dangkal

Jika kamu setuju dengan lebih dari setengah pernyataan diatas, mungkin kamu perlu mulai mengambil tindakan agar rasa kesepian tidak membuat kamu stress.

Bagaimana mencegah atau mengobati kesepian?

Friends

Berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi rasa kesepian:

Bangun hubungan dengan teman atau keluarga. Mulailah berusaha untuk membangun dan menjaga hubungan dengan orang lain. Hal sederhana seperti mengingat tanggal ulang tahun, ikut serta dalam acara kantor, atau sekadar menjadi teman ketika mereka membutuhkan.

Keluar rumah dan lakukan kegiatan. Aktivitas seperti olahraga, kerja sukarela atau hal lain yang sesuai dengan pilihan kamu. Lakukan kegiatan yang bermakna bagi dirimu. Lakukan riset kecil dan rencanakan hal tersebut. Ini juga berlaku bagi kamu yang sibuk dengan pekerjaan. Sangat penting bagi kamu untuk ingat bahwa hidup terus berjalan dan tidak semuanya harus melulu tentang pekerjaan kamu.

Bersabar dalam membangun hubungan. Jangan terlalu berharap banyak dalam awal sebuah hubungan. Pertemanan butuh waktu untuk tumbuh secara alami. Ajakan kamu untuk sekadar hangout mungkin akan ditolak. Bisa saja dia sudah punya rencana lain. Jangan berkecil hati dan jangan memaksakan orang untuk mengikuti maumu,

Sarankan aktivitas bersama. Acara seperti sekadar menginap semalam di luar kota bisa menjadi momen untuk menjadi lebih dekat dengan teman-temanmu. Jadilah orang yang bersedia untuk mengatur acara tersebut. Pilih tempat menginap, atau siapkan games menyenangkan untuk dimainkan bersama.

 

Rasa kesepian merupakan tanda bahwa hubungan atau hubungan komunitasmu saat ini tidak mampu memenuhi kebutuhan sosialmu. Sangat mudah untuk merasa sedih saat kesepian, namun ini tidak membantu. Cobalah untuk memandang rasa kesepian sebagai kondisi yang perlu kamu perbaiki, daripada hanya merasa sedih dan tidak berbuat apapun. Sebagian orang mungkin beruntung karena terlahir dalam keluarga yang memiliki banyak koneksi, sedangkan lainnya harus berusaha sendiri untuk membangun koneksi tersebut.

Ingatlah bahwa kesepian adalah tantangan yang dapat dikalahkan dengan usaha, waktu dan energi.

The following two tabs change content below.

Share this post:

Recent Posts

Loading Facebook Comments ...
Loading Disqus Comments ...