7 Nasehat untuk Nikmati Hidup di Usia 20-an

Usia 20-an adalah masa paling berharga dalam hidup. Sebagian besar orang memiliki kebebasan lebih di usia ini. Pada usia ini, kamu sudah lulus dari sekolah atau kuliah, tidak memiliki banyak tanggungan finansial dan tingkat kesehatan yang masih prima.

Di usia 20, kamu bisa melakukan berbagai hal, mulai travelling ke berbagai tempat eksotis, kuliah di jurusan yang ternyata tidak cocok dengan minat, menikah atau memiliki anak. Kamu juga bakal mengalami berbagai perjuangan dari segi ekonomi karena tentunya sebagian besar dari kamu yang berusia 20-an mungkin memperoleh pendapatan yang belum terlalu banyak.

Sebagai seorang dewasa muda yang bertanggung jawab atas hidupmu sendiri, sangatlah penting untuk menjalankan kehidupan dan membentuk pribadi sesuai dengan keinginan kamu.

 

Belajar Budgeting dan Menabung untuk Masa Depan

Budgeting

BUDGET! Ini bukanlah hal yang ingin didengar banyak orang. Istilah “budget” sepertinya menyakitkan untuk didengar dan saat ini kita hidup di zaman materialistis, dimana para dewasa muda seringkali tidak bisa menentukan prioritas pengeluaran sehingga membuat menabung menjadi terasa sulit.

Kamu perlu membentuk kebiasaan menabung sejak awal, jangan mudah tergiur untuk membeli berbagai benda yang tidak penting. Jangan pula terbiasa menghabiskan uang untuk menikmati hiburan yang sebenarnya tidak diperlukan. Hidup di kota besar terkadang memang menyulitkan, karena banyaknya godaan dan kemudahan yang tersedia, tentunya dengan harga yang tidak murah.

Biasakan untuk menabung setiap bulan. Bayangkan saja jika kamu bisa menabung sebesar Rp. 1juta setiap bulan selama 10 tahun, kamu bisa memiliki tabungan Rp. 120juta di awal umur 30-an. Lumayan, kan?

 

Jangan Beli Mobil Baru

Hal ini mungkin tidak pernah kamu dengar dari orang lain : mobil baru adalah beban finansial yang berat. Sebuah mobil baru adalah benda paling mahal kedua yang bakal pernah kamu beli selama hidup. Jangan pernah berpikir untuk mengunjungi showroom mobil baru. Sales mobil sangat ahli membujuk kamu untuk membuang uang dalam jumlah besar. Mungkin kamu berpikir untuk membeli mobil baru karena pemakaian BBM yang lebih irit, sebagai pembelaan dari harganya yang mahal. Coba pikirkan kembali. Lebih baik kamu membeli mobil bekas dalam kondisi baik yang harganya jauh lebih murah daripada mobil baru. Takut ngadat? Perbaikan mobil bekas yang masih dalam kondisi baik tidak akan membuatmu harus keluar uang sebanyak harga sebuah mobil baru. Selain itu, kamu juga perlu memikirkan kondisi lalu lintas. Di Jakarta, kondisi jalanan semakin macet, sehingga sebuah mobil baru rasanya malah tidak akan sering dipakai dan dalam kondisi macet, penggunaan BBM menjadi lebih boros.

Dengan membeli mobil bekas, kamu bisa menghemat puluhan juta rupiah. Cari mobil dengan kilometer rendah, karena biasanya kondisinya masih belum membutuhkan banyak perbaikan. Bawa montir atau teman yang mengerti teknis mesin untuk memastikan kondisi mobil bekas yang kamu inginkan.

Jika kamu masih ingin membeli sebuah mobil baru, lakukan hal berikut. Bawa teman ketika mengunjungi showroom mobil dan minta mereka mengingatkan kamu untuk tidak membeli mobil hari itu juga. Tentukan mobil yang kamu inginkan dan cari tahu harga serta besar cicilannya. Selama setahun kedepan, tabung uang sebesar cicilan tersebut setiap bulan kedalam rekening terpisah dari rekening utama kamu untuk memastikan kamu memang sanggup untuk membayar cicilan setiap bulannya. Jika kamu masih ingin membeli mobil setelah setahun berlalu, gunakan uang yang kamu tabung sebagai DP.

 

Kamu Tidak Perlu Membeli Rumah

Jangan Beli Rumah

Oke, hal ini mungkin tidak pernah diajarkan oleh orangtua kamu : kamu tidak perlu memiliki rumah. Kamu bisa mengontrak rumah. Masih banyak sarana lain untuk berinvestasi dan melihat kondisi finansial yang tidak menentu, tidak adalah investasi yang pasti menguntungkan. Di Amerika, nilai real estate jatuh setelah terjadinya banyak kredit macet. Bukan tidak mungkin hal ini terjadi di Indonesia. Bukan berarti kamu tidak perlu membeli rumah sama sekali, namun penting untuk melihat tujuan atau nilai utama sebuah rumah. Rumah adalah rumah, sebuah tempat tinggal. Bukan sebagai sarana investasi yang bakal membuat kamu mendadak kaya.

Tidak sedikit orang yang berjuang membayar cicilan rumah di usia 20-an dan terkadang harus berhutang kesana kemari setiap bulannya. Ketika memutuskan untuk menyicil rumah, pastikan kondisi finansial kamu memang mencukupi dan kamu memang sanggup untuk membayar cicilan bulanannya. Kamu bisa membeli rumah ukuran kecil di pusat kota dengan harga yang mahal, atau membeli rumah yang cukup besar di pinggiran kota. Your choice. Cicilan rumah adalah komitmen yang besar. Terkadang kamu hanya perlu bersabar dan menabung.

Selain itu, mengontrak rumah juga ada untungnya. Kamu tidak perlu memikirkan berbagai biaya perawatan rumah yang terkadang tidak terduga. Apabila ada kerusakan atau keluhan, kamu hanya perlu melaporkan hal tersebut kepada pemiliknya.

Kamu juga bisa tanpa beban berpindah kota, bahkan negara tanpa harus memikirkan rumah yang akan kamu tinggalkan.

 

Pernikahan dan Anak Bukanlah Perusak Kesenangan

Banyak yang menganggap dan beralasan bahwa pernikahan bakal merusak masa muda. Istilah komitmen, ikatan dan beban serta tanggung jawab pasti langsung muncul di pikiran ketika menyebutkan pernikahan. Namun sebenarnya tidak harus seperti itu. Kamu masih tetap dapat menikmati hidup, bahkan pasangan kamu bisa menjadi teman travelling.

Sama halnya dengan memiliki anak. Kamu tetap bisa travelling ke berbagai tempat membawa anak, membuat kenangan bersama keluarga dan menjalani pengalaman berharga dalam hidup.

 

Travel

Travelling

Setiap orang perlu melakukan travelling di usia 20-an. Benamkan dirimu untuk menikmati budaya lain dan pelajari bagaimana cara hidup di belahan dunia lain. Hal ini akan memperluas pandangan kamu terhadap dunia, bahkan mengubah cara hidup kamu di rumah. Budaya lain dapat mengajarkan banyak hal kepada kamu mengenai nilai dan prioritas kehidupan.

Jika budget kamu terbatas, lakukan travelling lokal. Kelilingi Indonesia dan nikmati keindahan alamnya. Kamu akan menyadari bahwa terdapat banyak keindahan di negeri ini. Dan jika kamu memang memiliki budget lebih, travelling ke luar negeri adalah kewajiban. Di usia muda, kamu bisa melakukan backpack travelling. Kamu akan mengalami berbagai hal yang tidak pernah kamu bayangkan sebelumnya.

 

Membantu Orang Lain

Membantu orang lain adalah hal paling berarti yang bisa kamu lakukan dan mungkin sebagian dari kamu belum memahaminya. Kamu tidak bisa melayani orang lain hanya dengan duduk-duduk di rumah atau bermain handphone seharian. Kamu harus rela mengorbankan waktu dan tenaga, serta tidak mengharapkan timbal balik. Kamu tidak perlu menunggu hingga punya banyak uang untuk membantu atau memberikan sumbangan. Hal ini bisa dengan mudah kamu lakukan dengan mengunjungi rumah yatim piatu, atau menjadi relawan di tempat pengungsian korban bencana.

Tindakan ini akan membentuk pribadi kamu menjadi lebih baik, lebih peka dan tentunya akan memberikan pengalaman tersendiri yang tidak tergantikan.

 

Lakukan Apa yang Kamu Inginkan

Keputusan karir yang kamu buat tidak harus selamanya tetap. Kamu tidak harus menjadi seorang akuntan selamanya. Kamu bisa menjadi pemandu wisata atau penulis lepasan. Kamu tidak perlu mengikuti rencana konvensional bahkan jika ditekan oleh orangtua atau orang di sekitar kamu. Kuliah bisa dimulai kapanpun, asalkan kamu memiliki dana yang mencukupi, sedangkan waktu adalah hal termahal yang tidak bisa kamu beli. Tidak ada gunanya membuang waktu 10 tahun menjalani hidup yang diinginkan orang lain terhadap kamu. Apapun keinginan kamu, pasti akan ada jalan yang diberikan untuk mencapai hal tersebut.

Tentu saja, tidak semua orang dapat melakukan hal ini, namun apabila kamu masih memiliki pilihan untuk menjalankan pekerjaan yang sesuai dengan keinginan kamu, jangan lewatkan kesempatan tersebut.

Cara hidup kamu dalam 10 tahun pertama akan mempengaruhi kebiasaan kamu selamanya dan jika kamu berkomitmen untuk membentuk kebiasaan baik di usia 20-an, kamu akan memperoleh sukses.

The following two tabs change content below.

Share this post:

Related Posts

Loading Facebook Comments ...
Loading Disqus Comments ...