3 Pondasi Strategi SEO Tahun 2014

SEO adalah sebuah praktek yang terus berubah seiring waktu, kamu tidak bisa hanya menggunakan satu strategi yang sama untuk memperoleh ranking di Google. Lalu, bagaimana strategi SEO tahun 2014? Keberhasilan mencapai ranking di Google membutuhkan pemahaman dan penggunaan strategi yang tepat antara 3 area utama, yaitu link, content dan social media marketing. Masing-masing area ini bekerja secara berkesinambungan untuk menghasilkan strategi SEO yang tepat. Mari kita lihat masing-masing area ini lebih lanjut:

 

Content Strategy

Content Strategy

Content Strategy yang sekarang ini seringkali disebut sebagai “Strategi SEO Baru” bukanlah tanpa alasan. Dengan adanya update terbaru algoritma Google Panda dan Google Penguin, taktik SEO model lama banyak yang tidak lagi berguna. Update algoritma ini memaksa para internet marketing untuk memikirkan kembali campaign SEO yang mereka jalankan, mengubah cara pikir dari membuat taktik menjadi strategi, dengan memberatkan fokus pada produksi dan publikasi konten berkualitas tinggi.

Content strategy bukan hanya mempublikasikan konten berkualitas, tetapi juga meliputi strategi optimasi konten yang sudah ada di website dari sisi SEO dan memastikan konten baru yang akan diterbitkan sudah dioptimasi menggunakan teknik SEO yang benar.

Setelah elemen teknis dari konten terpenuhi, barulah kamu perlu memikirkan content strategy. Sebelum mulai menulis dan mempublikasikan konten, kamu perlu memahami target market dan menyesuaikan penggunaan kata atau bahasa yang digunakan sebagai pencarian di Google.

Apakah target market kamu mencari konten menggunakan keyword tertentu? Buat postingan blog, e-book, artikel atau bahkan whitepaper mengenai konten tersebut. Mulailah dengan menjalankan riset keyword, kemudian gunakan hasil riset tersebut untuk membangun strategi konten kamu.

Selain memahami apa yang dicari oleh pengunjung atau calon pengunjung website kamu, konten berkualitas juga membantu meningkatkan user experience dan mempengaruhi kredibilitas kamu di mata pengunjung. Blog yang diupdate secara rutin dengan penulisan yang baik dan benar, konten yang memberikan informasi berkualitas bakal mendapatkan reputasi yang lebih baik, kemudian akan mendorong pengunjung atau pembaca untuk share konten di social media, menciptakan positive branding yang menghasilkan traffic dan leads.

Berpikir sebagai customer/ pengunjung/ pembaca akan sangat membantu dalam memilih dan membuat konten yang akan kamu publikasikan di blog atau website. Konten yang kamu buat harus memberikan value kepada pembaca.

 

Inbound Link

Inbound Link

Link building adalah bagian dari taktik SEO, dimana website atau URL lain memberikan hyperlink kepada website kamu, tujuannya untuk mengenalkan pengunjung website lain kepada konten dari blog/ website kamu. Kuantitas dan kualitas inbound link masih tetap menjadi faktor penting untuk ranking website di hasil pencarian Google.

Pemikiran mengenai inbound link di tahun 2014 juga harus ikut berubah. Jangan lagi memikirkan untuk mengumpulkan inbound link sebanyak-banyaknya, namun kamu harus memikirkan cara untuk membangun brand di market. Kombinasikan pemikiran ini dengan pembuatan konten berkualitas, sehingga kamu akan memperoleh inbound link yang sesuai, tanpa harus melakukan buy link atau tukar link yang seringkali terkesan dipaksakan.

 

Social Media

Social Media 2014

Banyak praktisi SEO tradisional yang belum memahami pentingnya pengaruh social media terhadap pencarian organic. Social media memberikan platform tambahan untuk berkomunikasi dengan pengunjung website, membangun brand  dan menciptakan komunitas, serta membantu meningkatkan traffic ke website.

Strategi social media bisa berbeda-beda bagi setiap orang atau perusahaan, tergantung target market dan bisnis yang dijalankan. Sekarang ini, terdapat banyak social media yang bisa digunakan sebagai platform untuk sebuah bisnis. Namun, tidak semua jenis social media akan memberikan keuntungan yang sama untuk semua bisnis. Mungkin saja ada yang lebih diuntungkan dari Twitter dibandingkan Facebook dan sebaliknya. Karena itu, penting bagi kamu untuk mengenal target market dan menggunakan social media yang sesuai.

Optimasi dan engagement di social media tidak pernah menjadi tujuan SEO, namun hal ini sepertinya bisa berubah di tahun 2014. Sebagian besar campaign SEO bertujuan untuk menarik pengunjung baru dan meningkatkan awareness melalui organic search, sementara social media bertujuan untuk maintan customer dan meningkatkan engagement melalui strategi social media.

 

Kesimpulan

Di tahun 2014, cara terbaik untuk sukses menjalankan SEO adalah dengan menganggapnya seperti sebuah framework; dimana kredibilitas dibangun dengan membuat dan menerbitkan konten berkualitas secara rutin, melakukan promosi melalui social media dan berpikir untuk memperoleh inbound link yang berkualitas, bukan dipaksakan. 3 hal ini adalah pondasi strategi SEO tahun 2014 yang akan sangat membantu dalam menentukan ranking website di Google.

 

Bagaimana pendapat kamu?

 

The following two tabs change content below.

Share this post:

Related Posts

Loading Facebook Comments ...
Loading Disqus Comments ...